Senin, 07 November 2016

TIPU DAYA ATAS NAMA HADITS NABI

Diantara hadits yang di jadikan senjata oleh wahabi untuk mensyirik-kan umat islam adalah hadist ; لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا ، "jangan jadikan rumah kalian sebagai kuburan," [HR Imam Abu Daud dan Imam Ahmad ] Wahabi mengatakan bahwa hadits ini sebagai bentuk larangan untuk membaca Al-Qur'an di kuburan, dengan dalih dapat menyebabkan kesyirikan. Mari kita perhatikan bagaimana penjelasan sesuai As-sunnah bukan penjelasan berdasarkan nafsu untuk mensyirikkan umat islam. Rasulullah ﷺ bersabda : لا تجعلوا بيوتكم قبورا ، فإن البيت الذي يقرأ فيه سورة البقرة لا يدخله الشيطان ُ Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. karena sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan. [HR. muslim, Ahmad, Tirmidzi, Nasa'i] Rasulullah ﷺ juga bersabda: فإن الشيطان يفر من البيت تقرأ فيه سورة البقرة ، وإن أصفر البيوت ، الجوف الصفر من كتاب الله . وهكذا رواه النسائي في اليوم والليلة ، عن محمد بن نصر ، ... Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya. Sesungguhnya rumah yang paling sempit/kecil/kosong/sunyi adalah rumah yang tidak pernah dibacakan Kitabullah di dalamnya. [ HR. An-nasa'i] Perhatikan pada kutiban hadits diatas. وإن أصفر البيوت ، الجوف الصفر من كتاب الله . Artinya: Sesungguhnya rumah yang paling sempit/kecil/kosong/sunyi adalah rumah yang tidak pernah dibacakan Kitabullah di dalamnya. Jadi sangatlah jelas bahwa penjelasan makna dari "jangan jadikan rumah kalian sebagai kuburan" adalah jangan jadikan rumah kalian sempit dan kecil serta kosong/sunyi seperti halnya kuburan. dan tidak dipungkiri lagi bahwasanya kuburan itu memang sempit, hanya berukuran 1×2 meter dan sepi serta sunyi. Semoga kita senantiasa meramaikan rumah-rumah kita dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran dan tidak menjadikan rumah kita sepi dan sunyi serta sempit seperti kuburan. وربنا الرحمن المستعان ...