Senin, 07 November 2016

KEMULIAAN DAN KEUTAMAAN AHLIL BAIT

KEMULIAAN DAN KEUTAMAAN AHLIL BAIT NABI ﷺ DAN KETURUNANYA ولا تنكر الوصاة بأهل البيت ، والأمر بالإحسان إليهم ، واحترامهم وإكرامهم ، فإنهم من ذرية طاهرة ، من أشرف بيت وجد على وجه الأرض ، فخرا وحسبا ونسبا ، ولا سيما إذا كانوا متبعين للسنة النبوية الصحيحة الواضحة الجلية ، كما كان عليه سلفهم ، كالعباس وبنيه ، وعلي وأهل بيته وذريته ، رضي الله عنهم أجمعين . Dan tidaklah diingkari tentang wasiat dan anjuran serta perintah untuk memperlakukan ahlil bait (keluarga nabi) dengan perlakuan yang baik dan menghormati serta memuliakan mereka. Dan sesungguhnya mereka berasal dari keturunan yang suci dari ahlil bait yang paling mulia di muka bumi ini, kedudukan, dan kebanggaan-nya serta nasab-nya. Terutama jika mereka benar-benar mengikuti sunnah nabi yang sahih, jelas, dan terang. seperti yang telah dilakukan oleh para salaf/pendahulu mereka, seperti sayyidina Abbas dan putra-putra-nya, sayidina Ali bin Abi Thalib dan ahlil bait serta keturunan-nya. Semoga Allah ﷻ senantiasa melimpahkan ridha-Nya kepada mereka semua. Di dalam hadis yang sahih telah disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ dalam khutbah-nya, beliau bersabda: [ وقد ثبت ] في الصحيح : أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال في خطبته بغدير خم : " إني تارك فيكم الثقلين : كتاب الله وعترتي ، وإنهما لم يفترقا حتى يردا علي الحوض " . Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kalian dua urusan yang berat, yaitu Kitabullah (Al-Quran) dan keturunanku (ahlil bait-ku), dan sesungguhnya keduanya tidak terpisahkan sehingga keduanya tiba di telaga haudh. والله أعلم....